This is default featured slide 1 title
Peneliti memberikan pembinaan secara berkelompok pada guru sebagai upaya peningkatan kinerja guru dalam melaksanakan proses pembelajaran disalah satu sekolah binaan
This is default featured slide 2 title
Peneliti sedang memberikan pembinaan kepada guru dalam upaya peningkatan kompetensi profesionalisme
This is default featured slide 3 title
Peneliti melakukan pembinaan secara individu sebagai upaya peningkatan Kinerja guru dalam melaksanakan pembelajaran
This is default featured slide 4 title
Peneliti dibantu oleh rekan sejawat sedang memberikan pembinaan kepada guru dalam melaksanakan pembelajaran melalui supervisi klinis
This is default featured slide 5 title
Peneliti sedang memberikan pembinaan dan memeriksa perangkat pembelajaran guru binaan melalui supervisi akademik
Jumat, 13 Maret 2015
Penyusunan Laporan PTK
Laporan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) - Dalam melakukan penyusunan suatu laporan penelitian dalam hal ini guru
pelaksana tindakan kelas sudah merasa puas dengan siklus itu, tentu saja
langkah berikutnya tidak lain adalah menyusun laporan kegiatannya. Membuat karya
tulis ilmiah laporan penelitian sebetulnya akan jauh lebih mudah dibandingkan
dengan menulis artikel, karena lahan tulisan akan sudah dipenuhi dengan
penjelasan tentang tindakan dengan siklusnya. Pada akhir tulisan tinggal
disampaikan hasil penelitian, yaitu keberhasilan yang diperoleh dan hambatan
atau kesulitan dalam pelaksanaan, dan kemudian ditutup dengan rekomendasi atau
saran.
Sistematika laporan penelitian tidak jauh berbeda dengan
laporan penelitian yang lain. Satu hal yang sangat dicermati oleh penilai KTI
dalam membuat laporan penelitian tindakan kelas adalah bagaimana siklus dilaksanakan, dan penjelasan tentang
proses yang berlangsung.
Kesalahan umum yang sering dilakukan oleh guru ketika
mengusulkan kenaikan jabatan Golongan IV/a ke atas adalah melupakan atau tidak
mengganggap penting uraian tentang bentuk tindakannya. Dalam penyajiannya, guru
sebetulnya belum mengemukakan ide atau gagasan tindakannya. Bab II baru menyampaikan dukungan teori, belum dapat dengan jelas mengemukakan idenya. Apabila
laporannya hanya seperti ini, pasti KTI-nya ditolak karena guru belum menjelaskan
alur yang dilaksanakan dalam tindakannya.
Rabu, 11 Maret 2015
Model PTK
Model Penelitian Tindakan Kelas (PTK)
Model PTK - Ada beberapa ahli yang mengemukakan tentang model penelitian tindakan kelas dengan bagan yang berbeda, namun secara garis besar
terdapat empat tahapan yang lazim dilalui, yaitu 1) perencanaan, 2)
pelaksanaan, 3) pengamatan, dan 4) refleksi.
Penjelasan model PTK pada masing-masing tahapan
Tahap 1: Menyusun Rancangan tindakan (Planning)
Dalam tahap ini peneliti menjelaskan tentang apa, mengapa,
kapan, di mana, oleh siapa, dan bagaimana tindakan tersebut dilakukan. Penelitian
tindakan yang ideal sebetulnya dilakukan secara berpasangan antara pihak yang
melakukan tindakan dan pihak yang mengamati proses jalannya tindakan. Istilah untuk
cara ini adalah penelitian kolaborasi. Cara ini dikatakan ideal karena adanya
upaya untuk mengurangi unsur subjektivitas pengamat yang dilakukan.
Penelitian kolaborasi ini sangat disarankan kepada para guru
yang belum pernah atau masih jarang melakukan penelitian. Meskipun dilakukan
bersama, karena kelasnya berbeda, dan tentu saja peristiwanya berbeda, hasilnya
pasti berbeda. Dalam model penelitian, masing-masing berdiri sebagai
peneliti meskipun ketika menyusun rencanan dilakukan bersama-sama. Dengan demikian,
penelitian tindakan yang baik adalah apabila dapat diusahakan sebagai berikut: “Dalam
penelitian kolaborasi, pihak yang melakukan tindakan adalah guru itu sendiri,
sedangkan yang diminta melakukan pengamatan terhadap berlangsungnya proses
tindakan adalah peneliti, bukan guru yang sedang melakukan tindakan. Kolaborasi
juga dapat dilakukan oleh dua orang guru, yang dengan cara bergantian
mengamati. Ketika sedang mengajar, dia adalah seorang guru, ketika sedang mengamati,
dia adalah seorang peneliti”.
Ungkapan yang dikemukakan tersebut merupakan aturan atau
prinsip untuk salah satu bentuk penelitian tindakan atau model penelitian tindakan. Bentuk lainnya adalah
peneliti melakukan pengamatan sendiri terhadap diri sendiri ketika sedang
melakukan tindakan. Dalam tahap menyusun rancangan ini peneliti menentukan
titik atau fokus peristiwa yang perlu mendapatkan perhatian khusus untuk
diamati, kemudian membuat sebuah instrumen pengamatan untuk membantu peneliti
merekam fakta yang terjadi selama tindakan berlangsung.
Pengertian Penelitian Tindakan Kelas
Pengertian Penelitian Tindakan Kelas (PTK)
Sudah lebih dari sepuluh tahun yang lalu penelitian tindakan
kelas dikenal dan ramai dibicarakan dalam dunia pendidikan. Istilah dalam
bahasa Inggris adalah Classroom Action
Research (CAR). Dari namanya sudah menunjukkan isi yang terkandung di
dalamnya, yaitu sebuah kegiatan penelitian yang dilakukan di kelas. Dikarenakan
ada tiga kata yang membentuk pengertian tersebut, maka ada tiga pengertian yang
dapat diterangkan.
Berikut tiga kata yang membentuk pengertian penelitian tindakan kelas
- Penelitian –menunjuk pada suatu kegiatan mencermati suatu objek dengan menggunakan cara dan aturan metodologi tertentu untuk memperoleh data atau informasi yang bermanfaat dalam meningkatkan mutu suatu hal yang menarik minat dan penting bagi peneliti.
- Tindakan –menunjuk pada sesuatu gerak kegiatan yang sengaja dilakukan dengan tujuan tertentu. Dalam penelitian berbentuk rangkaian siklus kegiatan untuk siswa.
- Kelas –dalam hal ini tidak terikat pada pengertian ruang kelas, tetapi dalam bidang pendidikan dan pengajaran, yang dimaksud dengan istilah kelas adalah sekelompok siswa yang dalam waktu yang sama, menerima pelajaran yang sama dari guru yang sama pula.
Memang menurut pengertian lama, -tetapi salah-, kelas adalah
sebuah ruangan tempat guru mengajar dan untuk siswa yang sedang belajar. Untuk melumpuhkan
pengertian yang salah dan dipahami secara luas oleh umum dengan “ruangan tempat
guru mengajar” tersebut, perlu ada penjelasan yang lebih rinci.
Selasa, 10 Maret 2015
Penelitian Tindakan Kelas
PENELITIAN TINDAKAN KELAS
Latar Belakang Penelitian Tindakan Kelas
Pada tahun 1980 Proyek Pengembangan Pendidikan Guru (P3G)
berhasil merumuskan persyaratan kemampuan bagi guru. Menurut P3G, ada sepuluh
kemampuan yang diperlukan bagi seorang guru yang profesional. Meskipun demikian,
dijelaskan pula oleh P3G bahwa bukan hanya kemampuan profesional yang
diperlukan bagi seorang guru yang sangat diidamkan, melainkan diperlukan juga
kemampuan lain, yaitu kemampuan pribadi dan kemampuan sosial. Secara keseluruhan
tiga kemampuan tersebut dikenal dengan sebutan “Tiga Rumpun Kompetensi Guru”,
dan kemampuan yang terkait dengan profesi guru disebut “Sepuluh Kompetensi
Profesional Guru”.
Dalam Standar Nasional Pendidikan (2005), sepuluh kompetensi
tersebut disempurnahkan menjadi empat kompetensi, yaitu 1) kepribadian, 2)
profesional, 3) kependidikan, dan 4) sosial. Penyempurnaan tersebut dilakukan
karena dari pengamatan praktik sehari-hari terkesan bahwa dalam mengajar, guru
cenderung mengutamakan mengajar secara mekanistik, dan agak melupakan tugas
mendidik.
Diantara butir dari kompetensi profesional guru tersebut
yang langsung terkait dengan kebutuhan para guru untuk promosi kenaikan pangkat
dan jabatan mulai dari golongan IVa ke atas sesuai dengan yang lama adalah
kompetensi profesional, yaitu kemampuan melakukan penelitian sederhana dalam
rangka meningkatkan kualitas profesional guru, khususnya kualitas pembelajaran.
Pada dasarnya ada beragam penelitian yang dapat dilakukan
oleh guru, misalnya penelitian deskriptif, penelitian eksperimen, dan
penelitian tindakan. Di antara jenis penelitian tersebut yang diutamakan dan
disarankan adalah penelitian tindakan. Dari namanya sendiri sudah dapat
ditebak, bahwa dalam penelitian tindakan terdapat kata tindakan, artinya dalam hal ini guru melakukan sesuatu. Arah dan
tujuan penelitian peserta didik dalam memperoleh hasil belajar yang memuaskan
(jadi bukanlah kepentingan guru).
Dikarenakan tindakan tersebut dimaksudkan untuk meningkatkan
hasil belajar siswa maka harus berkaitan dengan pembelajaran. Dengan kata
lain, penelitian tindakan kelas ini harus menyangkut upaya guru dalam bentuk
proses pembelajaran. Namun demikian, ada hal yang sangat perlu dipahami bahwa
penelitian tindakan kelas bukan sekedar mengajar seperti biasanya, tetapi harus
mengandung satu pengertian, bahwa tindakan yang dilakukan didasarkan atas upaya
meningkatkan hasil, yaitu lebih baik dari sebelumnya. Ide yang dicobakan dalam
penelitian tindakan harus cemerlang dan guru sangat yakin bahwa hasilnya akan
lebih baik dari biasanya.
Minggu, 26 Oktober 2014
Kumpulan PTK PTS dan PTKp Tingkat TK, SD, SMP, SMA/SMK
Halo Apa kabar semuanya, dan khusus kepada guru yang bertugas mengajar di TK,SD,SMP,dan SMA/SMK,,,? Semoga kita selalu dalam lindung Nya amiiin,,
Berikut saya akan memposting kumpulan judul PTK dan PTS untuk tingkat SMP edisi 2, judul-judul PTK dan PTS ini sebagai rujukan untuk melaksanakan penelitian tindakan kelas di sekolah tempat melaksanakan tugas sehari-hari, dan Judul PTK dan PTS ini merupakan salah satu pengembangan Profesi guru sebagai salah satu syarat kelengkapan kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi dari pangkat sebelumnya :
Berikut saya akan memposting kumpulan judul PTK dan PTS untuk tingkat SMP edisi 2, judul-judul PTK dan PTS ini sebagai rujukan untuk melaksanakan penelitian tindakan kelas di sekolah tempat melaksanakan tugas sehari-hari, dan Judul PTK dan PTS ini merupakan salah satu pengembangan Profesi guru sebagai salah satu syarat kelengkapan kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi dari pangkat sebelumnya :
| Sekolah | Kode | Judul |
|---|---|---|
| TK | T.1 | Peningkatan keterampilan sosial anak dengan menggunakan Metode CIRC ( Cooperative Integrated Rading and Compositon ) di Kelompok ..........TK Negeri Pembina Kab. ..........tahun pelajaran .......... |
| TK | T.2 | Peningkatan minat baca melalui penggunaan media cerita pada anak Kelompok ..........TK Negeri Pembina Kab. ..........tahun pembelajaran .......... |
| TK | T.3 | Peningkatan Kreativitas Menggambar Anak Melalui Media Pembelajaran Children Learning In Science (CLIS) di Kelompok ..........di TK Negeri Pembina Kab. ..........tahun pelajaran .......... |
| TK | T.4 | Peningkatan keterampilan kognitif anak dengan Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture kelompok ..........TK Negeri Pembina Kab. ..........tahun pelajaran .......... |
| TK | T.5 | Penggunaan metode demonstrasi dengan pembelajaran kooperatif untuk meningkatkan pemahaman anak dalam pengembangan kemampuan Berbahasa anak kelompok ..........di TK ..........Kec. ..........tahun pelajaran .......... |
Kamis, 23 Oktober 2014
Kumpulan PTK dan PTS Tingkat SMA/SMK edisi 1
Rabu, 22 Oktober 2014
Kumpulan PTK dan PTS Tingkat SMA/SMK edisi 1
Kumpulan PTK Tingkat TK edisi 1
Apa Kabar teman-teman semua,,,? Semoga kita selalu diberi kesehatan dan riski yang melimpah,,
Amin,,,,
Kali ini saya akan memposting kumpulan PTK juga namun untuk tingkat TK edisi 1. Berikut judul-judul PTK dan PTS yang perlu mendapat perhatian teman-teman semua :
BERMINAT?????
Jika berminat, segera hubungi ke 081 998 976 833
Atau dengan cara SMS Ketik:
kode karya ilmiah <spasi> mata pelajaran <spasi> nama Anda
kirim ke 081 998 976 833
Kumpulan PTK dan PTS Tingkat Sekolah Dasar (SD) Edisi 2
Senin, 20 Oktober 2014
Kumpulan Judul PTKp Sekolah dari Tingkat TK - SMA
JUDUL PTKp
| No. | Judul PTKp |
|---|---|
| 1. | Peningkatan Kinerja Guru dalam Mengembangkan Indikator Pencapaian Kompetensi Mata Pelajaran Melalui Supervisi Akademik Pengawas di TK Binaan............ Tahun pelajaran ........... |
| 2. | Peningkatan Kemampuan Guru Dalam Menyusun Administrasi Pembelajaran Melalui Supervisi Klinis Pengawas di TK Binaan............ tahun pelajaran ........... |
2. PTKp SD

















